Musyawarah: Pengertian, Ciri-ciri, Tujuan dan Manfaat

Musyawarah

Di Indonesia memang sudah terkenal budaya untuk menyelesaikan masalah dengan cara musyawarah.

Kata tersebut berasal dari bahasa arab yaitu Syawara yang artinya berunding untuk mengajukan sesuatu secara bersama-sama hingga mencapai kata sepakat. Masyarakat menyebutnya dengan rembug desa atau perundingan.

Pengertian Musyawarah

Pengertian Musyawarah

Musyawarah merupakan suatu upaya yang dilakukan bersama dengan sikap rendah hati untuk memecahkan masalah atau mencari jalan keluar dari suatu masalah tersebut.

Sehingga dengan melakukan rundingan tersebut diharapkan mendapatkan keputusan bersama untuk menyelesaikan permasalahan yang menyangkut kepentingan bersama.

Perundingan tersebut mempunyai tujuan untuk mencapai mufakat atau persetujuan. Prinsip perundingan tersebut merupakan bagian dari demokrasi, sehingga seringkali dikaitkan dengan dunia politik.

Namun, kegiatan perundingan ini dapat dilakukan untuk memecahkan berbagai masalah apa saja, baik di dunia politik, pendidikan, sosial dan masyarakat.

Dalam melakukan perundingan, jika belum di dapatkan kata mufakat, maka harus diambil jalan keluar dengan cara pemungutan suara atau voting.

Sehingga dalam perundingan tersebut bisa mendapatkan hasil yang diinginkan. Untuk mengikuti perundingan tersebut harus dilaksanakan dengan hati dan pikiran yang terbuka dan siap menerima saran dan pendapat dari orang lain.

Baca Juga :   Teks Editorial: Pengertian, Manfaat, Fungsi, Jenis dan Struktur

Pengertian Musyawarah di Wikipedia

Ciri-ciri Musyawarah

Ciri-ciri Musyawarah

Perundingan mempunyai ciri-ciri yang dapat membedakan dengan kegiatan lainya, yaitu sebagai berikut.

1. Dilakukan untuk kepentingan bersama

Sebuah perundingan dilakukan untuk kepentingan bersama. Karena jika kepentingan individu didahulukan, maka tidak akan mencapai kata mufakat.

Sehingga dalam melakukan perundingan tersebut berbagai kepentingan individu harus disampingkan dahulu untuk kepentingan bersama.

2. Hasil dapat diterima oleh akal sehat

Dalam melaksanakan perundingan pasti diperoleh hasil atau tujuan akhir. Dan hasil dari keputusan perundingan tersebut harus bisa diterima oleh akal sehat setiap anggota serta masyarakat.

Serta sesuai dengan hati nurani setiap anggota sehingga tidak ada yang merasa dirugikan ataupun diuntungkan secara sepihak.

3. Tidak memberatkan anggota

Dalam sebuah perundingan, setiap anggota berhak menyampaikan pendapat dan sarannya. Pendapat yang diusulkan tersebut harus mudah dipahami dan tidak memberatkan anggota lainya.

Jika pendapat tersebut tidak terima, maka harus rela hati dan tidak boleh menyimpan rasa egois.

4. Mengutamakan pertimbangan moral

Perundingan pasti mempunya aturan dan norma yang harus dipatuhi oleh semua peserta perundingan tersebut.

Dan dalam setiap anggota atau peserta harus mengutamakan pertimbangan moral dan bersumber dari hati nurani yang luhur. Tidak boleh saling menjatuhak antar anggota selam perundingan berlangsung.

Tujuan Musyawarah

Tujuan Musyawarah

Dalam sebuah perundingan untuk mencapai mufakat pasti mempunyai tujuan yang harus dihasilkan atau diputuskan secara bersama-sama. Sehingga tujuan dilakukan perundingan tersebut antara lain:

a. Memperoleh kesepakatan bersama

Tujuan pertama dilakukanya perundingan adalah untuk memperoleh kesepakatan bersama, sehingga keputusan tersebut dapat diterima oleh semua anggota dan masyarakat.

Serta dapat dilaksanakan dengan baik dan penuh rasa tanggung jawab.

b. Memecahkan masalah

Musyawarah dilakukan untuk memecahkan masalah atau persoalan yang sedang dihadapi bersama.

Baca Juga :   Paragraf Deduktif: Pengertian, Ciri, Struktur dan 5 Contoh

Dengan melakukan perundingan, di dapatkan berbagai pendapat dan saran dari setiap anggota yang dapat dikumpulkan dan disimpulkan untuk memecahkan masalah yang sedang dihadapi bersama.

c. Menyelesaikan kesulitan

Dengan melakukan perundingan, berbagai kesulitan akan terlihat dari berbagai sudut pandang yang berbeda, sehingga akan di dapatkan pendapat dan saran yang sesuai dengan persepsi dan standar yang di inginkan.

Keputusan yang diambil lebih berbobot karena di dalamnya terdapat pemikiran dan pendapat berdasarkan ilmu dari anggotanya.

Manfaat Musyawarah

Manfaat Musyawarah

Perundingan tentu saja mempunyai manfaat yang dapat dirasakan oleh anggota maupun masyarakat. Manfaat tersebut yaitu sebagai berikut.

1. Berlatih memberikan pendapat

Dalam melakukan perundingan setiap orang pasti mempunyai ide atau pendapat atau gagasan yang berbeda-beda.

Setiap orang berhak untuk menyampaikan pendapat tersebut untuk memecahkan masalah yang sedang dibahas.

Dengan begitu, dapat menjadi pembelajaran untuk mengutarakan pendapat di depan umum dan melatih mental setiap individu yang bersangkutan.

2. Memecahkan masalah dengan tepat dan cepat

Masalah tidak akan hilang jika tidak diatasi dengan tepat. Sehingga untuk memecahkan masalah tersebut yang paling tepat adalah dengan melakukan perundingan.

Dengan perundingan tersebut akan didapatkan berbagai jalan keluar yang dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah tersebut melalui pendapat setiap individu. Sehingga akan diperoleh kata sepakat bersama-sama.

3. Keputusan mempunyai nilai keadilan

Musyawarah menjadi proses untuk bisa mendengar dan menghargai pendapat orang lain. Keputusan yang diambil merupakan kesepakatan bersama antar anggota yang di dalamnya tidak ada unsur paksaan atau dengan suka rela.

Sehingga keputusan tersebut mempunyai nilai keadilan dan tanggung jawab secara penuh.

4. Mengambil keputusan yang tepat

Hasil dari musyawarah yang diambil merupakan keputusan yang dianggap benar dan tepat. Sehingga hasil tersebut harus dilaksanakan dengan penuh keikhlasan dan rasa tanggung jawab oleh semua anggota yang terlibat.

Baca Juga :   Kata Serapan: Pengertian, Fungsi, Jenis dan Contoh

Keputusan juga harus bisa diterima oleh akal sehat dan hati yang ikhlas.

5. Hasil menguntungkan semua pihak

Keputusan dalam perundingan yang dihasilkan tidak boleh merugikan atau menguntungkan salah satu pihak saja.

Hasil yang diputuskan tersebut harus bisa diterima dengan baik dan suka rela serta harus dilaksanakan dengan penuh keikhlasan.

Hasil yang diputuskan juga harus menguntungkan semua pihak yang terkait dalam perundingan tersebut.

6. Menyatukan pendapat

Dalam sebuah perundingan pasti terdapat berbagai pendapat dari anggota. Pendapat yang berbeda pasti melibatkan banyak orang dan menyangkut urusan bersama.

Sehingga dengan perundingan tersebut pendapat tersebut akan disatukan sehingga menghasilkan keputusan yang paling tepat dan baik serta dapat diterima oleh akal sehat.

7. Kebersamaan

Dalam perundingan pasti terdapat kebersamaan di dalamnya. Karena semua anggota selalu berkumpul dan bersama hingga mencapai akhir perundingan dan di dapatkan keputusan yang terbaik dan disetujui bersama.

Dengan berjalanya waktu, setiap anggota dapat memahami anggota lainya dan dapat saling mengerti.

8. Mencari kebenaran

Dalam perundingan pasti terdapat berbagai kesulitan dan lainnya, sehingga dengan dilakukan perundingan tersebut dapat mencari kebenaran dan dapat menjaga diri dari kesalahan atau kekeliruan yang dapat mengakibatkan kerugian dan sebagainya.

Dalam memecahkan sebuah masalah yang sifatnya bersama atau umum, diperlukan proses yang tepat dan efektif serta dapat di terima oleh orang banyak.

Dengan melakukan musyawarah akan ditemukan hasil dan keputusan yang tepat dengan tidak menjatuhkan orang lain.

Serta dapat melatih diri untuk menahan emosi dengan menghargai orang lain dan pendapatnya sehingga semua anggota tetap stabil

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.